Materi bahasa Indonesia kelas 7-9
MENANGGAPI HAL MENARIK DALAM NOVEL
Ω Bahasa tanggapan : Bahasa sopan dan argumentative
Ω Dalam memberi tanggapan bisa dalam bentuk :
~ Kalimat pendek/Paragaraf pendek. Cth : Menurut saya novel ini … (isi, karakter tokoh,unsur intrinsik yang lain, ditambah dengan argumentasi yang logis, membandingkan dengan kenyataan dalam masyarakat)
~ Karangan opini yang unsurnya meliputi : judul, paragraph pembuka, paragraph2, paragraph penutup.
Ω Untuk memperkuat argumentasi :
~ Gunakan teori (keilmuan yang kita miliki)
~ Pengetahuan umum
~ Pengalaman
KATA GANTI
Ω Macam-macam kata ganti/pronominal : ~ Kata ganti orang
~ Kata ganti pemilk
~ Kata ganti penunjuk : -Jarak (jauh dan dekat)
-Tempat (jauh, dekat, taktentu)
Ω Kata ganti orang
Tunggal
|
Jamak
| |
Orang I
|
aku, saya, hamba, beta, daku
|
kami, kita
|
Orang II
|
kamu, anda, engkau, dikau, kau
|
kamu, kamu sekalian, anda sekalian, kalian
|
Orang III
|
dia, beliau, ia, -nya
|
mereka, -nya
|
Ω Kami : Hanya orang pertama (jamak)
Kita : Orang kedua dilibatkan + orang pertama (jamak)
Ω Kata ganti orang yang bersifat netral : kamu, -nya
Ω Orang pertama : diri sendiri yang terlibat dalam pembicaraan
Orang kedua : lawan bicara
Orang ketiga : orang yang sedang kita bicarakan
Ω Kata sapaan digunakan untuk menyapa, sedangkan kata ganti penggunaannya tak terbatas.
PUISI
Ω Ciri umum puisi baru :
~ bentuknya rapi, simetris
~ mempunyai persajakan akhir yang teratur
~ banyak menggunakan pola sajak pantun dan syair meskipun ada pola yang lain
~ sebagian besar puisi empat seuntai
~ tiap-tiap barisnya terdiri atas sebuah gatra (esatuan sintaksis)
~ tiap gatranya terdiri atas 2 sampai 5 kata
Ω Jenis-jenis Puisi Baru Berdasarkan Isinya :
~Balada : Puisi berisi kisah/cerita
~Himne : Puisi pujian untuk Tuhan, tanah air, pahlawan,dll.
~Ode : Puisi sanjungan untuk orang yang berjasa
~Epigram : Puisi yang berisi tuntunan/ajaran
~Romance : Puisi yang berisi luapan perasaan cinta kasih
~Elegi : Puisi yang berisi ratap tangis/kesedihan
Ω Citraan Puisi : ~pendengaran
~penglihatan
~penciuman
~peraba
~perasa
Ω Macam-macam rima berdasarkan BUNYI :
~R. Sempurna : Seluruh kata akhirnya berirama sama.
Contoh : Ma-lang Ma-ti Pa-lang Ha-ti
~R. Tak Sempurna : Hanya sebagian suku akhir yang sama.
Contoh : Pu-lang
Pa-gi
Tu-kang
Ha-ri
~R. Mutlak : Seluruh kata berima. Contoh : Mendatang -datang jua
Kenangan masa lampau
Menghilang muncul jua
Yang dulu sinau-silau
Kata jua yang diulang 2x di tempat yang sama itu berima
~R.Terbuka : Yang berima adalah suku akhir suku terbuka dengan vocal yang sama.
Contoh : bu-ka
ba-tu
mu-ka
pa-lu
~R. Tertutup : Yang berima itu suku akhir suku tertutup dalam vocal yang diikuti konsonan
yang sama. Contoh : hi-lang
su-sut
ma-lang
ta-kut
~R. Aliterasi : Yang berima adalah bunyi-bunyi awal pada tiap-tiap kata yang sebaris maupun pada baris-baris berlainan. Contoh : Bukan beta bijak berperi
~R. Asonansi : Yang berima adalah vocal-vocal yang menjadi rangka kata-kata, baik pada sebaris maupun pada baris-baris berlainan. Contoh : se-cu-pak
tem-bang
se-cu-kat
mun-dam
~R. Disonansi : Rima ini adalah vocal-vocal yang menjadi rangka kata-kata seperti pada
asonansi tetapi memberikan kesan-kesan bunyi yang berlawanan.
Contoh : tin-dak tan-duk (i-a/a-u)
mon-dar man-dir (o-a/a-i)
Ω Macam-macam rima berdasarkan LETAK KATA DALAM BARIS :
~R. Awal : Apabila kata-kata yang berima terdapat pada awal-awal kata.
Contoh : Pemuda kaulah harapan bangsa
Pemuda jangan suka berpangku tangan
~R. Tengah : Apabila kata-kata yang berima terdapat di tengah.
Contoh : pemuda kaulah harapan bangsa
pemudi kaulah harapan negeri
~R. Akhir : Apabila kata-kata berima terletak pada akhir. Bentuk ini hanya digunakan dalam
bentuk pantun, syair, dan gurindam. Contoh : Tolong-menolong umpama jari
Bantu-membantu setiap hari
Bekerja selalu berlima diri
Itulah misal Tuhan memberi
~R. Rangkai
~R. Kembar
~R. Berpeluk
~R. Tegak : Apabila kata-kata yang berima terdapat pada baris-baris yang berlainan.
Contoh : terlipat
terikat
engkau mencari
terang matahari
~R. Datar : Apabila rima kata-kata yang berima itu terdapat pada pada baris yang sama.
Contoh : air mengalir menghlir sungai
~R. Sejajar : Apabila sepatah kata dipakai berulang-ulang dalam kalimat yang beruntun.
Contoh : dapat sama laba
cicir sama rugi
bukit sama didaki
lurah sama dituruni
Ω Macam-macam rima berdasarkan RUPA (bentuknya & pengucapannya hampir sama)
Ω Jenis puisi baru berdasarkan bentuknya :
~ Distikon : 2 baris tiap bait
~ Terzina : 3 baris tiap bait
~ Quatrain : 4 baris tiap bait
~ Quint : 5 baris tiap bait
~ Sextet : 6 baris tiap bait
~ Septima : 7 baris tiap bait
~ Stanza/Oktaf: 8 baris tiap bait
~ Soneta : 14 baris tiap bait
Ω Jenis-jenis majas perbandingan :
~Simile : Majas perumpamaan/asosiasi → menggunakan peribahasasebagai perbandingannya
~Alegori : Membandingkan sesuatu dalam bentuk cerita
~Metafora : Majas perbandingan yang membandingkan tetapi tidak menggunakan kata-kata
Perbandingan (Cth : lautan manusia)
~Personifikasi : Yang dibandingkan adalah antara satu benda dengan manusia yang hidup
(menghidupkan benda mati)
~Antitesis : Menggunakan sesuatu dalam bentuk frase (Cth: tua-muda)
Ω Jenis-jenis majas pertentangan :
~Hiperbola : Mempertentangkan sesuatu secara berlebihan, tidak seuai kenyataan
~Litotes : Merendah-rendahkan/mengecil-ngecilkan sesuatu, bertolak belakang dengan
Hiperbola
~Ironi : Menyatakan sesuatu kebalikannya, digunakanuntuk menyindir
Ω Jenis-jenis majas pertautan :
~Metonimia : Pengganti nama
~Sinedoke : -pars pro toto →menyebutkan sebagian untuk mewakili seluruhnya (Cth : Sedari tadi batang hidung Fergie tak kelihatan)
-totum pro parte →menyebutkan seluruhnya untuk mewakili sebagian (Cth : Indonesia kalah melawan Malaysia pada Sea Games yang lalu)
~Eufimisme : Menghaluskan kata-kata sehingga tidak menyinggung perasaan orang lain
~Antonomasia : Menyebutkan sifat-sifat/cirri-ciri khas dari seseorang, tapi bukan untuk menghina
Ω Jenis-jenis majas perulangan :
~Repetisi : Perulangan kata (Cth: Merdeka! Merdeka! Kita perjuangkan rakyat yang merdeka!)
~Pleonasme : Menggunakan kata-kata berlebihan yang meknanya hampir sama
SLOGAN DAN POSTER
Ω Arti slogan menurut KBI (Kamus Bahasa Indonesia) adalah perktaan/kalimat yang menarik/mencolok dan
mudah diingat untuk memberitahukan sesuatu. Ciri-ciri slogan adalah bahasanya singkat dan menarik.
Ω Arti poster menurut KBI adalah plakat yang dipasang di tempat umum berupa pengunguman dan iklan. Ciri
bahasa poster sama dengan slogan.
Ω Perbedaan slogan dan poster :
~Poster ditempel di tempat umum, slogan bisa dipasang atau tidak
~Poster ada gambarnya, slogan bisa ada gambarnya atau tidak
~Slogan berisi kalimat-kalimat yang berupa semboyan, poster berisi kalimat-kalimat ajakn langsung
~Slogan kalimatnya singkat, menarik, dan gampang diingat, poster tidak boleh berupa semboyan
Ω Macam-macam :
~Berdasarkan isinya :
-slogan berupa iklan
-slogan yang memberi penerangan/pendidikan bagi
-slogan berupa kegiatan
-poster niaga (isinya berkaitan dengan jual beli jasa/barang)
-poster pendidikan
-poster kegiatan
MATERI SASTRA – SPESIFIKASI DRAMA:
1. KONFLIK DALAM DRAMA/NOVEL: Pertentangan atau ketegangan atau perang atas suatu masalah.
2. MACAM KONFLIK, SETIDAKNYA ADA 2 :
a. KONFLIK BATIN: konflik yang terjadi pada seorang tokoh yang konfliknya bersumber dari dirinya sendiri. Konflik yang terbangun karena pada beda pendapat antara hati dengan pikirannya terhadap suatu masalah.
b. KONFLIK LAHIR: konflik ini kebalikan dari konflik batin, yakni konflik yang terbangun karena si tokoh bertentangan prinsip/pendapat dengan tokoh lain, bukan dengan dirinya sendiri.
3. UNSUR PEMBANGUN DALAM KARYA SASTRA:
a. UNSUR INTRINSIK/UNSUR DALAM: (1) tema, (2) alur/plot, (3) tokoh/penokohan, (4) latar (tempat, waktu, suasana), dan (5) amanat/maksud cerita.
b. UNSUR EKTRINSIK/UNSUR LUAR: (1) sang penulis/pengarang, (2) latar belakang penulis (ekonomi, politik, pendidikan, dll), (3) situasi zaman.
4. TEMA: Tema bukanlah judul. Tema adalah inti, pokok, gagasan yang melandasi seluruh cerita. Atau semangat yang hendak disampaikan sebuah cerita kepada pembacanya. Misal, novel “Negeri 5 Menara” adalah novel yang mengusung tema tentang pentingnya pendidikan dan motivasi meraih cita-cita.
5. TOKOH/PENOKOHAN: Tokoh adalah para pelaku yang terdapat dalam cerita. Tokoh-tokoh ini biasanya memiliki berbagai karakter atau watak dengan perilaku yang membuat suatu cerita berkembang.
6. TOKOH, BERDASAR PERANNYA TERBAGI 2:
a. TOKOH UTAMA: Tokoh yang menjadi pusat cerita. Biasanya mendapat porsi penceritaan yang lebih banyak dibanding tokoh-tokoh lainnya.
b. TOKOH PENDUKUNG: Tokoh-tokoh yang diceritakan utuk membantu berkembangnya cerita si tokoh utama. Bisanya, porsi penceritaannya sedikit.
7. TOKOH, BERDASAR WATAKNYA TERBAGI 2:
a. TOKOH PROTAGONIS: Wataknya baik.
b. TOKOH ANTAGONIS: Wataknya buruk atau jahat.
8. ALUR/PLOT: Rangkaian atau urutan peristiwa dalam cerita.
9. ALUR TERBAGI 3:
a. ALUR MAJU: Peristiwa cerita dimulai dari awal hingga akhir berjalan sesuai urutannya. Misal, seorang tokoh diceritakan dari mulai dia lahir, berkembang, hingga kematiannya.
b. ALUR MUNDUR/FLASH BACK: Peristiwa cerita dimulai dari masa kini, namun cerita berjalan ke masa lalunya.
c. ALUR MAJU-MUNDUR/ZIGZAG: Peristiwa cerita berjalan dimulai dari masa lalu, berjalan ke masa kini, lalu ke masa lalu lagi. Atau bisa juga sebaliknya. Yang jelas, peristiwa cerita terjalin secara bolak-balik. Novel “Negeri 5 Menara” termasuk menggunakan alur ini.
10. LATAR/SETING: Tempat, waktu, atau suasana yang ada dalam cerita.
11. LATAR/SETING TERBAGI 3:
a. LATAR TEMPAT: Tempat-tempat yang dijadikan dasar cerita: rumah, sekolah, kamar, pasar, bioskop, kelas, jalan raya, mal, dan masih banyak lagi.
b. LATAR WAKTU: Waktu-waktu yang dijadikan dasar cerita: nama hari, tanggal, jam, pagi, siang, sore, malam, dan seterusnya.
c. LATAR SUASANA: Suasana tempat atau keadaan tokoh yang saat tersebut dijadikan dasar cerita: mendung, cerah, hujan, sedang marah, gelisah, takut, berani, dan lain sebagainya.
12. AMANAT: Setiap cerita pasti memiliki amanat. Artinya, setiap cerita pasti memiliki sebuah harapan untuk pembacanya. Harapan-harapan ini adalah hal-hal yang ingin disampaikan oleh si pencerita/pengarang melalui inti cerita yang dibuatnya. Misal, novel “Negeri 5 Manara” mengamanatkan kepada pembaca agar terus berjuang meraih cita-cita meskipun dalam kondisi yang serba kekurangan, sebab cita-cita yang terus menerus diusahakan pasti akan menuai hasilnya dengan baik sesuai keinginan. Bahasa lainya: man jadda wajadda, siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan berhasil.
MATERI BAHASA INDONESIA KELAS 8 SEMSTER 2
BAB I PERISTIWA NYATA
A. Masalah Utama dari Beberapa Berita yang Bertopik Sama Melalui Membaca Ekstensif.
Membaca ektensif adalah cara membaca yang dilakukan dengan cara cepat untuk memahami beberapa teks bacaan. Tekhnik membaca cara ini lebih tepat dilakukan ketika mnghadapi jumlah teks yang sangat banyak, sedangkan waktu yang dimilikinya sangat sempit. Kegiatan membaca dengan cara ini pembaca tidak perlu mencermati setiap kata yang ada dalam teks bacaan tersebut.
B. Membawakan Acara dengan Bahasa yang Baik dan Benar serta Santun
Sebuah acara suatu kegiatan akan berjalan lancar jika ada seorang ang bertugas untuk memandunya. Orang yang memandu sebuah acara disebut pewara atau MC (Master of Ceremony). Seorang pembawa acara harus menguasai banyak kosa kata agar dapat berkomuikasi dengan baik. Bahasa yang digunakan pembawa acara pun haruslah bahasa yang komunikatif. Selain itu, Seorang pembawa acara harus mempunyai ekspesi yang mendukung sesuai kegiatan.
Lalu apa tugas pembawa acara?
Ada beberapa hal yang harus dipehatikan sebelum membawakan acara, antara lain :
1. Memersiapkan acara.
2. Membuka acara.
3. Mengatur acara atau arus pembicaraan.
4. Mempersilahkan pengisi acara.
5. Memberikan ulasan, komentar terhadap acara atau pembicaraan yang baru selesai.
6. Merangkum jalannya seluruh acara yang berlangsung.
7. Menutup acara.
Ada beberapa hal yang dapat mengghambat dalam membawakan acara, antara lain :
1. Artikulasi dan volume suara yang kurang memadai.
2. Pembicaraan monoton.
3. Penggunaan kata asing yang tidak tepat.
4. Terlalu banyak menggunakan kata-kata yang tidak perlu disampaikan.
5. Terlalu banyak berbicara, sehingga temponya tidak teratur.
Secara garis besar sebuah acara dapat dikelompokkan menjadi tiga bagian:
1. Pembukaan.
2. Inti acara.
3. Penutup.
C. Menulis Rangkuman Isi Buku Ilmu Pengetahuan Populer.
Kegiatan merangkum tidak sama dengan meringkas, tetapi pada saat menulis sebuah rangkuman kita dapat mengungkapkan kembali garis besar dalam isi wacana atau bacaan tersebut, baik secara lisan maupun tertulis. Isi rangkuman tidak harus berurutan seperti karangan aslinya. Rangkuman berisi pokok-pokok pikiran yang ada dalam sebuah wacana.
Langkah-langkah membuat rangkuman :
1. Membaca wacana dengan cermat.
2. Menandai bagian-bagian penting dalam bacaan.
3. Menentukan ide pokok atau gagasan pokok dalam paragraf.
4. Menuliskan gagasan pokok/ide pokok dalam kalimat efekif.
D. Mengidentifikasi Karakter Tokoh Novel Remaja (asli atau terjemahan) yang Dibacakan.
Tokoh adalah pelaku yang mengemban peristiwa dalam cerita fiksi sehingga peristiwa itu menjalin suatu cerita. Cara pengarang menampilkan tokoh disebut penokohan. Tokoh dalam sebuah novel selalu mempunyai sifat, sikap, tingkah laku atau watak tertentu. Pemberian watak pada tokoh dalam cerit disebut perwatakan.
Ada beberapa cara yang dilakukan pengarang untuk menentukan watak tokoh, yaitu :
1. Melalui perbuaan-perbuatannya
2. Melalui ucapan-ucapannya atau ucapan tokoh lainny
3. Melalui penggambaran fisiknya , misalnya tokoh jahat digambarkan dengan fisik yang besar , hitam, bertaring dan sebagainya,
4. Melalui pikiran-pikirannya,
5. Melalui pernyataan langsung pengarangnya.
Dalam sebuah cerita, biasanya pengarang menggunakan lebih dari satu cara untuk mengungkapkan watak tokohnya. Selain tokoh unsur yang lain dalam sebuah cerita adalah tema dan latar cerita. Tema adalah pokok masalah yang mendasari sebuah cerita, sedngkan latar adalah tempat, waktu, dan suasana kejadian kejadian dalam sebuah cerita.
BAB II LINGKUNGAN SEKITAR
A. Membacakan Teks Berita dengan Intonasi yang Tepat
Membacakan teks berita untuk orang lain memang lebih sulit jika dibandingkan dengan membaca untuk diri sendiri. Alasannya, pembaca harus memperhtikan intonasi, artikulasi, serta volume yang jelas.
Ada beberapa tips membacakan teks berita yang baik, antara lain:
1. Intonasi yang datar dan tdak memperdengarkan turun naiknya suara secara tepat kan membosankan pendengar.
2. Artikulasi atau pengucapan huruf, kata, hingga kalimat harus jelas.
3. Volume atau keras lembutnya suara harus jelas dn mantap.
4. Tekanan kata-kata harus tepat. Janganlah kata-kaa bahasa Indonesia diberi tekanan seperti kata-kata bahasa Asing.
5. Kecepatan baca harus diukur. Dengan cara begitu, pengucpan tidak terlampau cepat, tetapi tidak pula terlalu lambat seperti orang mengeja.
Ada beberapa tanda yang dapat digunakan sebelum berita dibacakan, antara lain :
· / = berhenti sebentar
· // = berhenti
· == = tekanan pada kata penting
B. Menulis Teks Berita secara Singkat, Padat dan Jelas
Menulis berita merupakan kegiatan menginformasikan sesuatu kepada orang lain. Oleh karena itu, keterampilan menulis berita perlu kita miliki. Sebagai bekal menulis berita, amati beberapa lngkah penyusunan berita berikut !
1. Penemuan peristiwa atau kejadian.
Isi berita berkaitan dengan peristiwa-peristiwa yang aktual , artinya peristiwa yang belum diketahui publik (masyarakat umum).
2. Pencarian sumber berita.
Maksudnya mencari orang yang mampu memberikan informasi secara akurat sesuai berita yang akan ditulis.
3. Wawancara informatif untuk memperoleh fakta tentng suatu kejadian, berupa data atau proses kejadian.
4. Mencatat hal-hal penting apa, siapa, dimana, kapan, dan bagaimana proses terjadinya peristiwa.
5. Menulis berita dengan bahasa yang singkat dan jelas.
C. Menemukan Pokok-Pokok Berita (apa, siapa, dimana, kapan, mengapa, dan bagaimana) yang Didengar atau Ditonton Melalui Radio/Televisi.
Setelah kamu belajar membacakan berita dan menulis sebuah berita, pada pelajan kli ini kamu akan belajar menangka informasi sebuah berita yang dibacakan. Ada beberapa hal yang hrus kamu perhatikan dalam menggali informasi dalam sebuah berita. Yaitu dengan menggunakan kata penanya what, who, why, where, when, dn how.
D. Mengomentari Kutipan Novel Remaja (asli atau terjemahan).
Novel adalah cerita rekaa yang menceritakan kejadian yang luar biasa pada pelakunya sehingga terjadi konflik yang menimbulkan peubahan nasib.
Secara umum novel mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
1. Menceritakan sebagian kehidupan yang luar biasa,
2. Adanya konflik yang mampu menimbulkan perubahan nasib pelaku,
3. Adanya beberapa alur yang mempengaruhi jalnnya cerita.
4. Perwatakan dibahas secara mendalam.
Apa ciri novel remaja? Novel remaja adalah novel yang berisi hal yang berkaitan dengan kehidupan remaja, biasanya novel remaja mempunyai ciri-ciri :
ü Tema ceritanya percintaan.
ü Masalah yang digmbarkan bersifat aktual.
ü Tokoh ceritanya ideal.
ü Alur cerita sederhana sehingga mudah dinikmati.
ü Bahasa yang digunakan komunikatif.
BAB III TEKOLOGI KOMUNIKASI
A. Mengemukakan Kembali Isi Berita yang Didengar/Ditonton Melalui Radio/Televisi.
Berita atau informasi yang disampaikan secara tertulis atau lisan di sebuah media cetak mestinya memuat enam pokok berita. Dalam dunia jurnalistik terkenal dengan istilah 5W+1H. Sebuah berita disajikan menggunakan pola piramida terbalik, yaitu pokok-pokok berita disajikan pada awal berita, sedangkan bagian yang lain hanyalah berupa paparan atas pokok-pokok itu.
Pada saat kita mendengarkan atau membaca berita, kita pasti ingin mengetahui pokok-pokok berita. Unsur mengetahui pokok-pokok berita dapat dilakukan dengan mengajukan sebuah pertanyaan yang berunsur 5W+1H (what,when,who,why,where,how). Yaitu apa yang diberitakan, siapa yang diberitakan, kapan peristiwa itu terjadi, dimana peristiwa trsebut terjadi, mengapa peristiwa tsb terjadi, dan bagaimana kelanjutan peristiwa tersebut.
B. Menyampaikan Persetujuan, Sanggahan, dan Penolakan Pendapat dalam Diskusi Disertai dengan Bukti atau Alasan.
Dalam kegiatan berdiskusi menanggapi apa yang disampaikan pembicara sangat diperlukan. Pembicara adalah orang yang menyampaikan permasalahan kepada peserta diskusi. Sebuah diskusi akan berjalan baik jika permasalahan yang didiskusikan menarik.
Permasalahan tersebut diangkat dalam forum diskusi untuk dicarikan pemecahannya atau untuk mencari dukungan untuk tindakan selanjutnya. Oleh karena itu, ketika permasalahan tersebut disampaikan pembicara, biasanya muncul bebagai tanggapan.
Tangga pan bisa berupa sanggahan, persetujuan, dan penolakan pendapat. Hal yang harus menyertakan argumentasi atau alasan yang masuk akal.
Menyimpulkan hasik diskusi.
Sebuah diskusi yang baik berakhir dengan penemuan solusi atas permasalahan yang dibahas. Solusi atau jalan keluar itulah yang merupakan inti persoalan yang harus dicatat dan dikuatkan menjadi sebuah kesimpulan. Jika dalam diskusi tidak berhasil memecahkan masalah atau tidak menemukan solusi, diskusi berakhir tanpa ada kesimpulan. Dengan kata lain, diskusi dilanjutkan lagi pada waktu lain atau dihentikan tanpa ada kesimpulan.
C. Menemukan Informasi untuk Bahan Diskusi Melalui Membaca Intensif.
Dewasa ini ada banyak sumber informasi di sekitar kita. Kita dapat memperolehnya dari media cetak, seperti buku, majalah, koran, dan buletin. Dari media massa elektronik kita dapat memperolehnya melalui siaran radio atau televisi. Sekarang kita pun dapat memperoleh informasi tertulis dari internet.
Dari berbagai media tersebut kita dapat mngetauhi bermacam-macam bidang, olahraga, kriminal, peristiwa aktual, politik, seni, ekonomi, dan sebagainya. Nah disini kita dituntut untuk dapat menemukan isinya sebab ada banyak hal yang harus kita ingat. Bagaimana menemukan isi berita dari media massa secara secara efektif? Pada bagian ini kamu akan belajar membaca intensif suatu berita.
Aktivitas pembelajaran yang harus kamu lakukan untuk menguasai kmpetensi menemukan informasi untuk bahan diskusi melalui membaca intensif adalah :
1. Menemukan informasi dari berbagai sumber.
2. Membandingkan informasi yang dibaca dengan sumber lain, dan
3. Mengerjakan latihan.
D. Menulis Puisi Bebas dengan Memperhatikan Unsur Persajakan.
Dari pelajaran yang lalu, kamu sudah memelajari ciri-ciri puisi. Dalam bagian ini kamu akan diajak untuk belajar menulis puisi. Bagaimana menulis puisi yang baik? Sulitkah menulis puisi itu? Tidak. Kamu pasti bisa “menulis puisi itu mudah”, demikian kata penyair Taufiq Ismail.
Nah untuk membuktikan itu pada bagian ini kamu diajak memilih puisi dengan menggunakan pilihan kata yang puitis dan multimakna, rima yang indah, serta bahasa yang kreatif.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, aktivitas pembelajaran yang harus kamu lakukan untuk menguasai kompetensi menulis puisi bebas dengan menggunakan pilihan kata adalah :
1. Menulis puisi berdasakan rangsangan gambar.
2. Menulis puisi berdasarkan perenungan terhadap peristiwa yang terjadi.
3. Menulis puisi berdasarkan pengamatan objek/kegiatan.
4. Menuulis puisi dengan berbagai rangsangan, dan
5. Menyuntng puisi.
Ada beberapa hal yan harus diperhatkan sebelum kegiatan menulis puisi dilakukan, antara lain :
1. Pemilihan kata atau diksi
Dalam menulis puisi pilihan kata harus benar-benar dierhatkan. Pemilihan kata harus memertmbangan dua hal, yaitu ketetapan makna atau kesesuaian bunyi kata itu dengan suasana yang ingn diungkapkan.
2. Pelambangan
Apabila tidak dapat memperoleh kata yang mampu mengungapka perasaan dan pikiran secar tepat, gunakan pelambangan, baik wujud kata maupun rangkaian kata yang bermaka konotatif.
3. Rima dan Irama
Rima adalah persamaan bunyi dalam puisi. Sedangkan irama adalah alunan suara pada saat puisi dibacakan. Rima dan iama akan menghasilkan keindahan bunyi pada saat puisi dibacakan. Rima dan irama berfungsi memperkuat kesan atau isi puisi.
4. Tipografi atau wujud puisi
Wujud puisi harus pula dperhatikan. Kamu dapat menulis puisi yang terdiri atas bait-bait atau tanpa pembaitan. Wujud puisi harus disesuaikan dengan isi puisi. Puisi yang berisi kemarahan, kengerian, ataupun kekacauan biasanya menggunakan baris-baris pendek. Adapun puisi yang berisi renungan lebh berkesan jika ditulis dalam bentuk baris-baris yang panjang.
BAB IV MANFAAT KESENIAN
A. Menjelaskan Alur Cerita, Pelaku, dan Latar Novel Remaja.
Unsur-unsur cerrita yang menentukan apakah cerita menarik atau tidak menarik dipengaruhi bagaimana penulis cerita itu dalam mengungkap alur cerita, pelaku, dan latar novel remaja. Ketiga unsur tsb saling berkaitan membangun bangunan cerita yang menarik. Mari kita kupas ketiga hal tsb daam pembelajaran berikut ii.
1. Alur Cerita Novel Remaja Indonesia
Alur merupakan pla pengembangan cerita ang terbentuk oleh hubungan sebab-akibat. Antara peristiwa yang satu dengan yang lain saling berkaitan. Bagan-bagian jalan ceita secara umum.
1) Pengenalan situasi cerita (exposition)
Pada tahap ini, pengarang memerkenalkan para tokoh, menata adegan dan hubungan antartokoh.
2) Pengungkapan peristiwa (complication)
Dalam bagian ini disajikan peristiwa awal yang menmbukan berbagai masalah atau pertentangan bagi para tokohnya.
3) Menuju adanya konflik (rising action)
Terjadi eningkatan kegembiraan, keterlibtan berbagai situasi yang menyebabkan bertambahnya kesuaran tokoh.
4) Puncak konflik (turing point)
Tahapan ini meruakan tahapan klimaks. Pada bagian ini, ditentukan pada perubahan nasib dari beberapa tokoh.
5) Penyelesaian (ending)
Sebagai akhir cerita. Pada tahap ini berisi penjelasan mengenai nasib-nasib yang dialami tokohnya setelah mengalami puncak cerita.
Secara sederhana dapat dikatakan bahwa alur cerita merupakan urutan kejadiian yang meliputi tahap-tahap :
1. Pengenalan (paparan awal cerita)
2. Perumitan masalah (tokoh mulai terlibat masalah)
3. Klimaks (puncak masalah)
4. Antklimaks (penurunan masalah)
5. Simpulan/konklusi (akhir cerita)
B. Mengenali Ciri-ciri Umum Puisi dari Buku Antologi Puisi.
Antalogi puisi adalah buku yang memuat sejumlah puisi. Puisi-puisi itu dibuat oleh satu atau beberapa orang penyair. Buku antalogi puisi disebut juga buku kumpulan puisi. Tujuan buku antalogi puisi dibuat sebagai dokumentasi perkembangan kreativitas penyair.
Membaca antalogi puisi banyak gunanya. Kita dapat menikmati keindahan puisi, megenal ciri-ciri uum puisi, serta mengenal rima, bahasa pilihan kata, dan keanekaragaman makna puisi.
1. Rima
Rima atau persamaan bunyi dalam puisi yang berfungsi untuuk menegaskan suasana. Persamaan bunyi itu ada yang terletak di satu baris, adapula yang terletak pada baris yang berbeda dapat terletak di awal, tengah atau akhir baris.
2. Bahasa
Bahasa yang digunakan dalam puisi sangat khas. Untuk menyampaikan pkiran dan perasaannya, penyair menggunakan kata atau frasa bermakna khas dan biasa menggunakan majas.
3. Makna Puisi
Untuk mengetahui makna puisi dapat dipahami melalui pemahaman kata-kata (kata kias atau lambang) yang digunakan. Jdi, untuk memahami isi puisi secara utuh tidak dapat diketahui dengan cara mengartikan kata per kata, karena puisi merupaan satu kesatan.
C. Menulis Slogan/Poster untuk Berbagai Keperluan dengan Pilihan Kata dan Kalimat Bervariasi
1. Menulis Slogan
Slogan adalah kalimat pendek yang menarik, mudah diingat untuk memberikan sesuatu. Slogan sering dibuat oleh sebuah oganisasi atau partai olitik tertentu kepada publik/masyarakat.
Ada beberapa langkah yang harus diperhatikan dalam menyusun slogan :
1. Tentukan visi atau tujuan yang akan dicapai oleh sesuatu organisasi.
2. Gambarkan keseluruhan tujuan dengan kalimat singkat yang menarik dan mudah diingat masyarakat.
3. Pilihlah kata dan kalimat dengan perulangan bunyi yang menarik.
2. Menulis Poster
Poster adalah plakat yang dipasang di tempat umum, berupa pengumuman atau iklan. Tampilan poster sangat didominasi gambar, kata-kata yang digunakan hanya sebagai penjelas
Diihat dari sifatnya, ada dua macam poster yang bersifat mengumumkan dan poster yang bersifat menawarkan barang atau jasa.
Jenis Poster :
1) Poster niaga : Poster yang dibuat oleh perusahaan perdagangan (barang atau jasa) yang bertujuan untk menawarkan hasil poduksinya kepada masyarakat.
2) Poster kegiatan : Poster yang dibuat oleh suatu orgnisasi atau panitia penyelenggara sebuah kegiatan. Tujuannya untuk sebagai sarana publikasi atau pemberitahuan tentang kegiatan yang dilakukan
3) Poster Pendidikan : Poster yang dibuat oleh lembaga atau instansi tertentu untuk memberikan infrmasi keadaan masyarakat tentang program atau informai yang perlu diketahui
Materikelas 9 semester I
Bab I PendidikanKarakter
A.Menyimpulkanisi dialog interaktif
Dialog interaktifadalahpercakapan yang dilakukan di televise atau radio yang dapatmelibatkanpemirsadanpendengarmelaluipesawattelphon.narasumber yang dipilihmestinya orang yang tahupersistentanginformasi yang akandisampaikankepadapendengarataupemirsa.untukmempermudahmenemukanhalhalpentingdalam dialog kamuperlumemperhatikanhalhalberikut:
1.tangkaplahmaksudpembicara.
2.temukanlahtokokhtokohnya.
3.mimik dan gerak gerik para pembicara merupakan sumber informasi yang tidakkalah pentingnya untuk kita cermati.
B.MengkritikatauMemuji
Mengkritik dan memuji termasuk kedalam jenis tangg pan ataukomentar.jadiuntukmenanggapisesuatu,kitadapatmembuatnyadalambentukkritikanataupujian.
C.Menganalisisnilainilaikehidupandalamcerpen
Cerpenmerupakansalahsatubentukkaryasastra yang cukuppopular.hampirsemua Koran ataumajalahmenyediakan rubric cerpenpadasetiapedisi.isisebuahcerpenpadaumumnyamenggambarkankehidupanmanusiaseharihari yang kitaalami.baikituberkaitandengankehidupan yang menyenangkanataumungkinkurangmenyenangkansecaraumumcerpenmempunyaiciriciri:
1.ceritapendek (dinikmatidalamwaktu yang singkat).
2.alurnyarapat.
3.hanyamenggambarkansatukonflik.
D.menuliscerpenberdasarkanperistiwa yang pernahdialami
Kegiatanmenuliscerpenmerupakankegiatan yang menyenangkan.mengapamenyenangkan?menyenangkankarenapenulisharusbanyakmengkhayal.peristiwaperistiwa yang terjadidalamcerpenhanyadirekayasaolehpenulisnya.begitujugaparapelaku yang terlibatdalamperistiwaitu.adabeberapalangkah yang harusdiperhatikandalammenuliscerpenantara lain :
1.penentuantemacerita
2.penentuansudutpandang
3.penciptaankarakter
4.penentuanaluratau plot
5.penulisandrafawal
6.perefisiandraf
7.penentuanjudul
Bab 2 pentingnyahidupsehat
A.menemukaninformasi yang diperlukansecaracepatdantepatdariindeksbukumelaluikegiatanmemindai
Indeksbukumembuatnamaatauistilahistilahkhusus yang ada di bukubesertapetunjukhalamannya (di halamanberapanamaatauistilahituada).bagaimanacaramenemukaninformasisecaracepatdariindeksbuku?fokusutamakegiataniniadalahberlatihmembacamemindai(scanning)dariindeksketeksbuku.adapunurutanaktifitas yang haruskaulakukanadalahsbgberikut:
1.mengenaliinformasidalamindeks
2.berlatihmembacamemindaimelaluiindeks
B.melaporkansecaralisanberbagaiperistiwadenganmeggunakankalimat yang jelas
Laporansebuahperistawaseringkitatemukandalambentukberita yang dimuatpadasuratkabar.sebuahberita yang baikharusmemilikiunsur 5W+1H.dalam melaporkansebuahperistiwa,kamuharusmengemukakanunsurunsurtersebutsecarautuhdanlengkap.tujuannya agar pendengarataupembacadapatmengtahuisebuahperistiwasecaralengkapbesertalatarbelakangnya.
C.menyuntingkarangan yang berpedomanpadaketepatanejaan,tandabaca,pilihankata,keefektifnkalimat,danketerpaduanparagraf.
Sebelumdibacaolehumumatauditeritkan,sebuahtulisan yang baikterlebihdahuluharusdisuntung.penyuntinganmerupakan proses memeriksakembalisebuahtulisandanmemperbaikikesalahnkesalahan yang ada yang adasehinggatulisantersebutlayakuntukdipublikasikanataudibacaumum.agarpembelajaranberhasilaktivitas yang haruskamulakukanadalah ;
1.menyuntingejaandantandabaca
2.menyuntingpilihan kata
3.menyuntingkalimat
D.menuliskankembalidengankalimatsendiriceritapendek
Pernahkahkamumembacacerpen?jikapernahbisakahkamumenikmatidanmemahamiisicerpen yang kamubaca?misalnya,tentangnilaikehidupntokoh yang bias diteladaniatautemacerita yang mampumeberikanpelajaran yang baikatautidakbaik.jikahalitubisakamutemukanberartikautergolongsiswa yang menyukai sastra.
BAB 3 PERANAN KOMUNIKASI
A.MEMBEDAKAN ANTARA FAKTA DAN OPINI DALAM TEKS IKLAN DISURAT KABAR MELALUI MEMBACA EFEKTIF
fakta adalah keadaan atau peristiwa yang merupakan kenyataan atau sesuatu yang benar benar terjadi.sedangkan opini adalah pendapat,pikiran,atau pendirian.oleh karena itu,opini besifat pribadi yang belum pasti kebenarannya.fakta dan opini banyak dijumpai dalam surat kabar terutama dalam tajuk atau iklan.
Iklan adalah berita pesanan untuk mendorong dan membujuk khalayak ramai agar memiliki atau memenuhi permintaan dalam iklan.jika kalian cermati,bahasa yang yang digunakan dlam iklan mengandung fakta dan opini.
Perhatikan contoh berikut!
iklan
Buana asri village,perumahan eksekutif di yogya utara,tersedia 61 unit.diskon s.d 10 jt tersedia tipe 54 s.d 170.harga mulai rp 159 jt hingga 423,3 jt lingkungannya asri dan nyaman hub.YBA tlp (0274)520 567 24.
B.MERESENSI BUKU PENGETAHUAN
Dunia perbukuan saat ini berkembang sangat pesat.setiap hari buku buku baru terus bermunculan.kondisi semacam ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih gemar membaca.meskipun demikian pembaca diharuskan untuk bersifat kritis.mengapa demikian?ternyata tidak semua buku baru yang muncul bermutu.asal terbit hanya sekedar memburu keuntungan bisnis.
Banyak manfaat yg dapat diperoleh dari kegiatan meresensi buku,antara lain untuk belajar menuang gagasan,berlatih menilai baik buruk isi buku,atau membuat rangkuman.
1.menulis data buku
Menulis data buku merupakan bagian dari kegiatan meresensi buku.data buku adalah keterangan tentng judul buku,penulis,penerbit,edisi dan jumlah halaman buku.resensi bertujuan untuk membujuk pembaca agar pembaca memiliki buku.
2.menulis ikhtisar buku
Dalam resensi sebuah buku,kita boleh memberikan pendapat tentang isi buku yg kita resensi.ada beberapa langkah yang digunakan untuk menulis ikhtisar:
1) Membaca buku asli secara menyeluruh untuk mengetahui kesan secara umum,maksud,dan sudut pandang pengarang.
2) Mencatat ide pokok dalam paragraph
3) Mencatat isi pokok tib bab
4) Membuat reproduksi
Bab 4 PENDIDIKAN MORAL
A.menyampaikan puisi yang sudah dimusikalisasi dengan berpedoman pada kesesuaian isi puisi
Karya sastra puisi adalah bebtuk sastra yang memperhatikan pilihan kata dan kepaduan bunyi.sebuah puisi jika dibacakan dengan indah dan penuh penghayatan merupakan sebuah penampilan seni yg menarik.untuk menjadikan pembacaan puisi lebih ekpresif dan menarik pembaca puisi dapat dikemas dalam bentuk musikalisasi puisi.merupakan kegiatan pembacaan puisi dengan cara dilagukan,di beri irama atau diiringi music yg sesuai dengan isi puisi.kegiatan yang harus kamu lakukan dalam membuat puisi adalah
1.menikmati musikalisasi puisi
2.memilih puisi yang akan di musikalisasi
3.memahami puisi
4.menentukan irama yang sesuai dengan suasana puisi
5.menmpilkan musikalisasi puisi
6.menilai musikalisasi puisi.
B.menceritakan kembali secara lisan isi cerpen
Menulis kembali segala sesuatu yang pernah kamu baca merupakan salah satu perwujudan keterampilan menulis.keterampilan itu dapat kamu kembangkan dengan banyak membaca,baik membaca teks narasi,persuasi,argumentasi,atau bahkan cerpen.dengan demikian kamu pun dapat berlatih menulis dengan cara menulis kembali segala sesuatu yg pernah kamu baca.aktivitas yang harus kamu lakuksn adalah
1.mengidentivikasi alur,tokoh,dan latar cerpen,
2.mengidentivikasi ide pokok cerpen
3.membuat kerangka cerita berdasarkan cerpen yg dibaca
4.mengembangkan kerangkan cerita menjadi cerita yang utuh
5.menilai dan menyunting hasil kembali cerpen.agar dapat menuliskan kembali dengan bahasa sendiri cerpen yang dibaca,kamu harus memahami dulu cerpen yg kamu tuliskan kembali.hal yg berarti kamu harus mengidentifikasi tokoh,latar dan tema cerita tersebut.
Komentar
Posting Komentar